• Bila setiap orang berhasil menghadirkan Kedamaian Hakiki di hati mereka masing-masing, secara pasti kedamaian akan ada dimanapun juga. Inilah masa gemerlapnya perdamaian. Era perdamaian, saling pengertian, cinta-kasih dan kesetaraan, hanya mungkin dicapai bila generasi muda dibimbing untuk membudayakannya. Ajarkan kembali budi-pekerti pada anak-anak kita dan budayakanlah. Inilah yang memungkinkan ajegnya kedamaian dan perdamaian dunia.





email:



vacancy

Project Assistant- Based in Banda Aceh
Organization:APRC
Deadline:February 27, 2009

Office Assistant
Organization:APRC
Deadline:February 27, 2009

Internship Opportunity with Aceh Peace Resource Center (APRC)
Organization:APRC
Deadline:

Request for Proposals: Renovasi Kantor
Organization:APRC
Deadline:January 26, 2009

Request for Proposals: Completion of Database System
Organization:APRC
Deadline:January 23, 2009



Berita

Perampok Pedagang Buah Dibekuk
December 07, 2009

* Diwarnai Letusan Senjata
* Seorang Lagi DPO

ACEH TIMUR - Aparat Kepolisian Resort Aceh Timur bekerja sama dengan Polsek Pante Bidari, Sabtu (5/12) sekitar pukul 16.45 WIB, berhasil meringkus Arm alias Raman (30), karena ditengarai terlibat perampokan dan penganiayaan terhadap Juanda (45). Ia ditangkap di Dusun Parang Sikureung Desa Lueng Sa, Kecamatan Madat.

Pemuda asal Desa Pante Akibale, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, itu terlibat perampokan dan penganiayaan terhadap Juanda, warga Pante Bidari, Jumat (4/12) dini hari lalu. Kapolres Aceh Timur, AKBP Ridwan Usman, didampingi Kapolsek Pante Bidari, Ipda Masri Aswara, Minggu (6/12), menyebutkan, dari penyelidikan polisi menerima informasi kalau tersangka Abm sedang berada di rumah familinya, di Dusun Parang Sikureung, Desa Lueng Sa, Kecamatan Madat.

Personel polisi yang dipimpin Kapolsek Pante Bidari kemudian melakukan penyergapan. Dalam penyergapan itu, polisi sempat melepas tembakan peringatan ke udara, karena tersangka berusaha kabur. Setelah rumah yang dimaksud dikepung, sang pemilik yang sudah berusia senja serta berstatus janda langsung keluar dan mengakui kalau tersangka bersembunyi di rumah itu.

“Awalnya polisi menyuruh pelaku menyerahkan diri, apalagi lokasi persembunyiannya sudah dikepung. Tapi tersangka tetap bertahan dalam kamar dan berusaha kabur lewat jendela. Dalam situasi terdesak, petugas terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara. Arm berhasil diringkus setelah keluar lewat pintu depan,” ujar AKBP Ridwan Usman.

Tersangka langsung digiring ke Mapolsek Pantee Bidari, selanjutnya dibawa ke Mapolres Aceh Timur, di Peudawa, untuk pengembangan kasus. Sementara seorang tersangka lagi sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu polisi. Sejumlah barang bukti yang telah diamankan setelah insiden menjelang subuh itu, juga ikut dilimpahkan ke Polres, berupa sepucuk pistol mainan, pisau, dan sepeda motor.

Disinggung apakah tersangka yang sudah ditangkap juga terlibat dalam sejumlah krimilitas di kawasan Aceh timur selama ini, Ajun Komisaris Besar polisi ini menyebutkan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Namun, tidak tertutup kemungkinan tersangka juga terlibat berbagai aksi perampokan berdarah di wilayah barat Aceh Timur.

“Polisi masih mengumpulkan bukti yang kuat,” ungkap Kapolres seraya menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah membantu proses penyergapan Arm, sehingga hanya berselam sehari setelah melakukan aksi, tersangka berhasil diringkus. Seperti diberitakan sebelumnya, Juanda (45), asal Desa Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Jumat (4/12) sekitar puku 01.45 WIB, nyaris menjadi korban pembunuhan dan perampokan. Namun, karena mampu memberi perlawanan yang sengit, ia berhasil menggalkan aksi dua pemuda yang menggunakan senjata golok dan sepucuk pistol revolver palsu. Korban sendiri mengalami luka di tangan kiri dan telinga nyaris putus terkena sabetan golok pelaku





Berita Lainnya »»


Polling
Puaskah anda dengan proses dan hasil pelaksanaan Pemilu 2009 di Aceh?
Sangat puas, terimakasih kepada semua pihak atas kerja kerasnya yang dilaksanakan dengan baik
Puas, semoga pelaksanaan pemilu kedepan menjadi lebih baik
Kurang puas, karena ada pelanggaran-pelanggaran skala kecil yang terjadi selama proses pemilu
Tidak puas, dan kasus-kasus pelanggaran harus dituntaskan di meja hijau
Sangat tidak puas, karena tidak JURDIL, dan pemilu harus diulangi


View results

liks